Cara Membuat Webgis Dengan Menggunakan Mapguide Maestro

Mapguide maestro adalah salah satu software yang berguna sebagai sarana untuk membuat webgis dan dapat di akses ke public. manfaat webgis adalah sebagai sarana untuk menampilkan data dan bisa dibuka di browser tanpa bisa merubah data tersebut.

Berikut adalah pengenalan dasar cara membuat webgis dengan menggunakan software mapduide maestro.

buka aplikasi mapguide dengan meng-klik dua kali aplikasi tersebut, lalu akan muncul antar muka seperti di bawah ini

kita diminta untuk memasukan suatu server, username dan password, jika sudah di isi semua maka klik ok.

maka akan terlihat suatu operasi kerja yang di tampilkan pada gambar dibawah ini.

 

dan langkah selajutnya yaitu kita harus membuat suatu folder yang nantinya akan memuat suatu data atau file yang hendak anda jadikan suatu project di mapguide.

jika sudah lalu klik kanan di folder data>klik new resource.

Maka akan muncul form seperti berikut. Disini kita akan membuat source baru di dalam folder data dengan memanggil data yang ada di database postgres, maka kita klik Feature Source>klik add.

lalu pilih sumber database yang ingin kita ambil datanya untuk di jadikan suatu project di dalam mapguide, klik ok.

maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, kemudia kita setting conection nya seperti pada contoh gambar di bawah ini.

 

kemudian klik kotak yang ada di dalam lingkaran merah, lalu akan muncul antarmuka seperti pada gambar di bawah ini. kita pilih database mana yang akan kita jadikan sumber data.

langkah selajutnya yaitu kita save dan beri nama, sesuaikan dengan apa yang ada pada gambar di bawah ini. kemudian klik ok.

lanjut ke langkah berikutnya yaitu mengambil layer mana saja yang akan kita tampilkan di wabgis. dibawah contoh bagaiamana cara penambahan layer.

pilih layer mana saja yang akan di jadikan atau akan kita tampilkan di webgis. kemudian simpan layer yang sudah terselect ke folder layer jika sudah lalu klik create.

nampak pada gambar layer yang sudah di tambahkan.

kemudian kita setting style dari masing masing layer. dibawah merupakan contoh settingan style dari salah satu layer. jika sudah jangan lupa di save.

setelah semua layer d setting style nya, kemudian kita lanjut ke langkah berikutnya yaitu membuat maps. dibawah sudah ada contoh bagaimana cara membuat maps.

lalu pilih Maps Devinitions, kemudia klik add.

lalu drag atau tarik layer yang ada di folder layer kedalam maps. jangan lupa untuk memberi nama dan save.

setelah membuat maps selanjutnya kita akan membuat layout dengan cara meng klik kanan di bagian folder layout kemudian pili new resource.

Pilih Aplication Definition, kemudian klik add.

setelah di add maka akan muncul form seperti pada gambar di bawah ini. kemudian pilih file maps yang ada pada folder maps.

lalu setelah itu kita setting tampilan layoutnya dengan memilih salah satu tamplate yang sudah tersedia di dalam mapguide tersebut.

jika sudah klik GO yang ada tanda likaran merah.

 

inilah hasil wabgis yang sudah kita buat, pada saat klik GO secara otomatis mapguide menampilkan webgis di dalam browser.

 

 

Leave a Reply